Petahunan – Upaya peningkatan perekonomian warga Desa Petahunan mendapat dorongan baru melalui kegiatan Pelatihan dan Penyerahan Budidaya Burung Puyuh yang diinisiasi oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 19 Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap. Acara yang digelar pada Jumat (8/8/2025) di Posko dan Musholla Al Hikmah ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dan Muslimat dengan penuh antusiasme.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ibu Gesti, selaku Kepala Desa sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK, perwakilan Takmir Musholla Al Hikmah, tokoh masyarakat, serta menghadirkan narasumber ahli di bidang peternakan puyuh.
Koordinator KKN Kelompok 19, Gangsar Saputra, menyampaikan bahwa program ini bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan baru yang berpotensi menjadi sumber usaha mandiri. “Harapan kami, pengetahuan yang diperoleh hari ini bisa dimanfaatkan ibu-ibu untuk memulai usaha sendiri sehingga dapat menambah pendapatan keluarga,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Gesti mengungkapkan apresiasi sekaligus dukungan penuhnya. “Saya sangat menyambut baik program ini. Ini bukan sekadar penyerahan bibit, tetapi juga sebuah investasi bagi masa depan ekonomi warga. Semoga beternak burung puyuh ini bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi ibu-ibu PKK,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Bapak Pujianto, perwakilan Takmir Musholla Al Hikmah. Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung jalannya program ini. “Kami siap membantu demi kesuksesan kegiatan ini. Semoga menjadi langkah baik yang membawa keberkahan bagi seluruh warga Desa Petahunan,” katanya.
Materi pelatihan dibawakan oleh Mas Anas Miftahudin, peternak puyuh asal Jatilawang. Ia memberikan pemahaman mulai dari pengenalan jenis puyuh, pengelolaan kandang, pemilihan pakan yang tepat, pencegahan penyakit, hingga cara memasarkan hasil panen. Ia juga menekankan bahwa beternak puyuh dapat dilakukan di lahan terbatas dengan modal terjangkau, sehingga cocok dijalankan di lingkungan rumah tangga.
Setelah sesi diskusi yang berlangsung interaktif, acara berlanjut dengan penyerahan simbolis 100 ekor bibit burung puyuh lengkap dengan peralatan kandang kepada perwakilan Tim Penggerak PKK. Momen ini menjadi tanda dimulainya usaha ternak puyuh rumahan yang diharapkan mampu menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat.
Dengan sinergi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, tokoh agama, dan warga, program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal di Desa Petahunan.